Jum'at, 3 Maret 2017
Pemulangan WNI Migran Korban Perdagangan Orang

Kementerian Sosial RI sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO), mempunyai tanggung jawab terhadap mitigasi dampak, yaitu dalam hal rehabilitasi sosial, reintegrasi sosial dan politik, yang dalam pelaksanaannya tetap berkoordinasi dengan semua pihak baik Kementerian/Lembaga terkait serta pihak Organisasi Sosial/Lembaga Kesejahteraan Sosial.

Berdasarkan Undang-undang tersebut, Rumah Perlindungan Trauma Centre Bambu Apus Jakarta telah melakukan proses asesmen dan pemulangan bagi WNI Migran Korban Perdagangan Orang (KPO) sebanyak 23 orang dari Malaysia (2/3/2017). Mereka berasal dari NTB : 6 orang, NTT : 2 orang, Jawa Barat : 8 Orang,Jawa Timur : 3 orang,Sulawesi Selatan : 2 orang,B anten : 2 orang. Berdasarkan hasil asesmen dari Pekerja Sosial bahwa yang dipulangkan ke daerah asal sebanyak 19 orang dan yang tinggal adalah 4 orang yg berasal dari NTT dan Sulawesi Selatan.

" Dari hasil asesmen,4 orang tersebut terindikasi Korban Tindak Kekerasan (KTK) untuk mendapatkan pelayanan rehabilitasi sosial sampai mereka telah siap untuk di pulangkan ke daerah asalnya masing-masing," ujar Priska ( Pekerja Sosial RPTC Bambu Apus Jakarta)

 

( www.kemsos.go.id )
Statistik Web
  • Kamis, 27 Juli 2017
  • Jml. Pengunjung :
  • Hari ini :
  • Waktu tampil :