Rabu, 27 September 2017
Produk KUBE Rambah Perdagangan Berbasis Elektronik (E-Commerce)
Mengikuti trend pemasaran kekinian, program rintisan Kementerian Sosial, KUBE (Kelompok Usaha Bersama) mulai diarahkan pada perdagangan berbasis elektronik (E-Commerce). Bekerjasama dengan The Standing Committee for Economic and Commercial Cooperation (COMCEC OIC) telah dilaksanakan pilot project program model pengembangan inisiatif lokal untuk pengentasan kemiskinan berbasis  masyarakat melalui penguatan mata pencaharian yang berkelanjutan dengan media online yang berlangsung selama 6 bulan dari bulan April sampai September 2017 dan dilaksanakan di sepuluh kabupaten/kota di delapan provinsi yaitu Sumenep, Nunukan, Samarinda, Wakatobi, Tanjung Jabung Barat, Bengkulu Utara, Kota Bengkulu, Garut, Jember dan Lombok Timur dengan total nilai program sebesar USD 185.000.
 
Guna berbagi pengalaman dan informasi program penanganan kemiskinan ini telah dilaksanakan International Workshop: “Strengthening Community-Based Sustainable Livelihood for Activating Poor by Opening Marketing Channel through E-Commece di Discovery Hotel & Convention Ancol, Senin (25/9) yang dihadiri pula perwakilan negara sahabat, Bangladesh dan Pakistan. 
 
Dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kemensos, Harry. Z. Soeratin,  Mensos menyatakan dukungan COMCEC OIC telah memberikan energi dan semangat baru bagi upaya pengentasan kemiskinan. 
 
“Kelompok-kelompok usaha bersama (KUBE) yang didukung melalui program ini, yang selama ini masih menggunakan pendekatan pengolahan produk ‘petik dan jual’ mereka dilatih dan ditingkatkan pengetahuannya bagaimana mereka menerapkan konsep “petik, olah kemas dan jual sehingga meningkatkan nilai tambah produk, juga yang diharapkan dapat meningkatkan kemandirian anggota kelompok usaha bersama tapi juga meningkatkan kesejahteraan mereka”, tegasnya.
 
Program tahun ini adalah kelanjutan dari program kerjasama yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya yang berlokasi di Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep dan Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Sasaran program kerjasama tahun ini yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dampingan Kementerian Sosial yang memiliki produk usaha tertentu dan layak dipasarkan secara online. Setiap lokasi melibatkan 5 Kube atau 50 KK yang akan dilatih metode pengembangan dan pengembangan nilai produk. Dilanjutkan pelatihan pemasaran produk secara online melalui penyedia layanan blanja.com dengan situs kubepedia.id. 
 
Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Andi ZA Dulung menyampaikan pelaksanaan program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk Kube dan memperluas jangkauan pemasaran, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin.
COMCEC OIC merupakan salah satu Standing Committee di bawah Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang berkedudukan di Turki. OKI menekankan pada pentingnya pemberdayaan kapasitas negara-negara OKI dalam memelihara perdamaian dan keamanan serta dalam pemberantasan kemiskinan serta percepatan pembangunan. 
 
Eko Z Ernada, Staf Khusus Menteri Hubungan dan Kemitraan Lembaga Luar Negeri Kementerian Sosial, program ini merupakan upaya Kementerian Sosial untuk meningkatkan kerjasama dengan negara atau lembaga luar negeri dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan untuk menangani masalah-masalah sosial termasuk kemiskinan.
( www.kemsos.go.id )
Statistik Web
  • Minggu, 22 Oktober 2017
  • Jml. Pengunjung :
  • Hari ini :
  • Waktu tampil :